Gejala HIV

Obat Herbal Penyakit HIV/AIDS dengan Menggunakan XAMthone Plus Ekstrak Kulit Manggis

gejala hiv

Gejala HIV tidak selalu muncul ketika terinfeksi AIDS. Beberapa orang menderita sakit mirip flu dalam waktu beberapa hari hingga berminggu-minggu setelah terpapar virus. Mereka mengeluh demam, sakit kepala, kelelahan, dan kelenjar getah bening membesar di leher. Gejala HIV/ AIDS bisa jadi salah satu atau lebih dari ini semua biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.

Perkembangan penyakit sangat bervariasi setiap orang. Kondisi ini dapat berlangsung dari beberapa bulan sampai lebih dari 10 tahun. Selama periode ini, virus terus berkembang biak secara aktif menginfeksi dan membunuh sel-sel sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan memungkinkan kita untuk melawan bakteri, virus, dan penyebab infeksi lainnya. Virus HIV menghancurkan sel-sel yang berfungsi sebagai “pejuang” infeksi primer, yang disebut CD4 + atau sel T4. Setelah sistem kekebalan melemah, gejala HIV/AIDS akan muncul.

Bagaimana HIV menjadi AIDS?

Ada beberapa Tahapan ketika mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS:

1. Tahap 1: Periode Jendela

- HIV masuk ke dalam tubuh, sampai terbentuknya antibody terhadap HIV dalam darah

- Tidak ada tanda2 khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat

- Test HIV belum bisa mendeteksi keberadaan virus ini

- Tahap ini disebut periode jendela, umumnya berkisar 2 minggu – 6 bulan

2. Tahap 2: HIV Positif (tanpa gejala) rata-rata selama 5-10 tahun:

- HIV berkembang biak dalam tubuh

- Tidak ada tanda-tanda khusus, penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat

- Test HIV sudah dapat mendeteksi status HIV seseorang, karena telah terbentuk antibody terhadap HIV

-Umumnya tetap tampak sehat selama 5-10 tahun, tergantung daya tahan tubuhnya (rata-rata 8 tahun (di negara berkembang lebih pendek))

3. Tahap 3: HIV Positif (muncul gejala)

- Sistem kekebalan tubuh semakin turun

- Mulai muncul gejala infeksi oportunistik, misalnya: pembengkakan kelenjar limfa di seluruh tubuh, diare terus menerus, flu, dll

- Umumnya berlangsung selama lebih dari 1 bulan, tergantung daya tahan tubuhnya

4. Tahap 4: AIDS

- Kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah

- berbagai penyakit lain (infeksi oportunistik) semakin parah

Tanda dan Gejala HIV

1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.

2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.

3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.

4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.

5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.

6. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah ‘pelvic inflammatory disease (PID)’ dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).

Penderita penyakit HIV/AIDS cenderung untuk mengembangkan berbagai kanker seperti sarkoma Kaposi, kanker serviks, dan kanker sistem kekebalan yang disebut limfoma. Sarkoma Kaposi menyebabkan bintik-bintik bulat, coklat, kemerahan atau ungu yang berkembang pada kulit atau dalam mulut. Setelah diagnosis AIDS dibuat, waktu kelangsungan hidup rata-rata telah diperkirakan 2-3 tahun. Gejala HIV AIDS yang secara dini di deteksi akan lebih baik agar tidak membiarkan virus HIV berkembang biak.

TERBUKTI XAMTHONE PLUS MENGOBATI HIV / AIDS oleh F. Franklin L.L., seorang Counseling Adviser STI/HIV/AIDS dan BCC

gejala hiv

Adalah Leonard F. Franklin L.L., seorang Counseling Adviser STI/HIV/AIDS dan BCC (Behavior Changes Communication) Services yang berkantor di Bandung, Jawa Barat, telah membuktikan khasiat XAMthone plus mampu mengobati para penderita HIV/AIDS. Dalam setiap kesempatan pria yang akrab disapa Franklin ini menuturkan dengan bangga di depan forum seminar maupun gebyar bahwa ternyata dengan kehadiran XAMthone plus sangat membantu para penderita HIV/AIDS untuk hidup lebih lama dan selayaknya seperti manusia lainnya yang tidak menderita penyakit tersebut.

Ketika menghadiri acara Gebyar Motivasi Kebersamaan di Kantor PusatXAMthone plus Jakarta beberapa waktu lalu, reporter USB News sempat mewawancarainya perihal pekerjaannya dalam menolong para penderita HIV/AIDS baik di Bandung maupun Jakarta serta kota-kota besar di seluruh Indonesia dengan tingkat penularan HIV/AIDS yang tinggi.

Menurut penuturannya, saat ini dia sedang menolong para penderita HIV/AIDS antara lain, 1 keluarga di Pati, Jawa Tengah, 2 bapak di Surabaya, Jawa Timur, 7 orang di Bandung, 1 orang di Padang, Sumatera Barat, 1 orang di Pekanbaru, Riau, 7 orang di Jakarta, 1 orang di Ambon, Maluku dan 2 orang di Papua.

Khusus penderita asal Padang mempunyai kisah tersendiri. Menurut Franklin, si penderita dari Padang ini sudah memasuki stadium 4 dan tinggal menghitung kapan tiba ajalnya. “Setiap dia telepon saya, lagi ngomong tiba-tiba dia pingsan, bangun, telepon lagi, pingsan lagi, bangun lagi, telepon lagi, tetapi saya tetap suruh minum XAMthone plus. Dan faktanya sekarang dia sudah bisa main futsal, bekerja kembali dan hidup layaknya manusia yang bukan menderita HIV/AIDS. Dia juga akan terbang dari Padang menuju Bandung untuk mengikuti seminar yang diadakan oleh Yayasan saya,” beber lelaki berdarah Ambon Belanda dan Jawa ini.

Sebelum menggunakan XAMthone plus dalam mengobati para pasien HIV/AIDS, Pendiri Yayasan PRIAngan Sejati itu mengakui tingkat keselamatan para pasien HIV/AIDS sangat rendah. “Rata-rata kurang dari 10 tahun usia hidup mereka, bahkan hanya sampai 3 tahun masa hidup mereka,” ujar aktivis HIV/AIDS yang sudah berkecimpung 18 tahun lamanya ini. “Setelah minum XAMthone plus, mereka mempunyai harapan hidup selama-lamanya karena sudah selesai satu permasalahannya yaitu HIV/AIDS,” lanjutnya.

Dengan pengalaman 18 tahun di bidang penanganan para penderita HIV/AIDS atau OHIDA, Franklin sangat yakin dengan khasiat XAMthone plus. “Saya nyatakan, baru 15 menit pertama kali minum XAMthone plus si penderita sudah merasakan perubahannya, bahkan 1 botolpun mereka sudah bisa beraktivitas, seperti enak makan, enak tidur, tidak diare lagi dan tidak mual lagi,” lanjut pria yang pernah berbicara mengenai HIV/AIDS di depan Megawati Soekarno Putri, Jusuf Kalla dan beberapa menteri serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI yang membidangi kesehatan.

Franklin menggunakan XAMthone plus tepatnya tahun 2009 selepas lebaran dan sampai hari ini jumlah para penderita HIV/AIDS yang tertolong semakin banyak. Dia juga menuturkan, sejak ada XAMthone plus, dia tidak lagi memberikan obat kimia kepada pasiennya, hanya XAMthone plus saja, dan kalau dirasakan perlu, dia bisa menambahkan dengan madu kunyit putih, madu cerna dan teh murbei.

Dalam percakapannya dengan reporter USB News, ia juga mengandaikan, kalau saja si pasien HIV/AIDS punya 10 juta untuk membeli XAMthone plus, maka selesai sudah. Jauh lebih murah ketimbang biaya yang diperkirakan oleh WHO, badan kesehatan dunia PBB yang harus dikeluarkan oleh seorang penderita HIV/AIDS dalam memerangi penyakitnya. Dibutuhkan sekitar 360 juta rupiah setiap penderita untuk mempertahankan hidupnya sampai mereka meninggal dunia, artinya biaya pengobatan dan terapi segala macam.

Para pasien yang mengonsumsi XAMthone plus berasal dari berbagai kalangan dan berbagai jenjang usia. Perlu diketahui bahwa dalam tubuh seseorang yang menderita HIV/AIDS, setiap harinya tumbuh 10.000 virus yang menyerang sistem imun tubuhnya dan itu harus dihambat secepatnya, sebab kalau tidak akan sangat cepat meninggal, ya paling lama 3 tahun. Dan menurut Franklin herbal yang mampu dengan cepat membunuh virus-virus tersebut hanya XAMthone plus dan hal itu sudah terbukti. Bukan saja membunuh virus-virus itu, tetapi juga membangun kembali sistem imun tubuh yang tercabik-cabik dihajar virus mematikan itu.

Cara minumnya tidak perlu mengikuti aturan minum yang tertera di botol atau brosur XAMthone plus, diminum seperti layaknya kita minum air putih. Franklin mempunyai mimpi kelak Indonesia tanpa penderita HIV/AIDS dan bersamaXAMthone plus semoga mimpinya menjadi kenyataan. Mulailah Hidup Sehat dengan XAMthone plus.

xamthone plus

Leave a Reply

Kontak Kami


Dian Mila Yunella Dewi
XAMthone Plus & Minyak Mas Bali
Jl. Gunung Karang Gg. 1A No.7F, Imam Bonjol
Denpasar - Bali
E. thean_kirena@yahoo.com
XL. 087 862 516 262
AS. 085 339 595 722
PIN BB 2A45F2F7

Pembayaran

NO. 4779 01 000024 50 6

A.N. NI PUTU DIAN MILA YUNELLA DEWI

NO. 145 00 0794721 7

A.N. NI PUTU DIAN MILA YUNELLA DEWI

Chat Me


Dian Mila

Agen XAMthone Plus
Agen Singapore
Ratna Wulan
Singapore
Hp : 65 96 308 686
Hp : 65 90 215 785

Agen Sumatera Selatan
Heri Susilo
Jl. Sekolah 13 Lahat
Sumatera Selatan
Hp : 082 178 227 225

Agen Magelang
Paulina
Jl. Ayani 3
Magelang
Hp : 085 283 394 498

Agen NTT
Muhammad Syawal
KUA Kec. Adonara Timur-Waiwerang Flores Timur
NTT
Hp : 085 230 088 588
Hp : 081 246 789 666

Agen Makassar
Nurul Mumin
Jl. Andi Caco Barat, Pangkep
Makassar
Hp : 081 933 918 844
Hp : 085 399 688 143

Agen Denpasar Bali
I Nyoman Budiamba
Jl. Raya Legian kaja No. 473 Lingk. Legian Kaja
Badung, Bali
Hp : 081 23 818 800

Agen Gianyar Bali
Ni Wayan Wardani
Br. Pamesan Ketewel Sukawati
Gianyar, Bali
Hp : 085 253 991 143

Ni Luh Kt.Hasti
BTN. Kelapa Gading Jl.Arjuna Belega, Blahbatuh
Gianyar, Bali
Hp : 081 337 890 324

Agen Papua
Marthen
Dinas Kesehatan Kantor Pusat Pemerintahan, Mimika, Timika
Papua
Hp : 085 254 748 138

Agen Banda Aceh
Irma Nizan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh
Banda Aceh
Hp : 085 275 045 003

Histats

Traffict